Penerapan Ratio-Ratio K&P Default Risk Sebagai Salah Satu Alternatif Menilai Financial Distress

  • Zul Hendri STIE Syariah Bengkalis
Keywords: K&P Default Risk, Financial Distress, Analytical Hierarchy Process, Model Altman, Working Capital, Liquidity, Activity, Debt dan Profitability

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan ratio-ratio K&P default risk dalam menilai apakah perusahaan tersebut sedang mengalami financial distress. Financial distress sangat perlu diperhatikan karena akan berdampak buruk bagi suatu perusahaan, yang mana akan mengakibatkan terjadinya kebangkrutan. Salah satu metode yang akan digunakan adalah K&P default risk. K&P default risk ini merupakan penjabaran dari AHP (Analytical Hierarchy Process). Tingkatan yang terdapat dalam K&P default risk adalah low, medium dan high. Masing-masing tingkatan mempunyai ratio-ratio yang berbeda. Perusahaan-perusahaan manufaktur khususnya tekstil sangat merasakan dampak terjadinya financial distress ini, karena modal kerja dari perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari pinjaman. Sehingga dari hasil penelitian menyatakan bahwa debt ratio adalah faktor yang utama terjadinya kebangkrutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2013-06-28
How to Cite
Hendri, Z. (2013). Penerapan Ratio-Ratio K&P Default Risk Sebagai Salah Satu Alternatif Menilai Financial Distress. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 2(1), 368-383. Retrieved from https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/24

Abstract Views: 230 | PDF Downloads: 83